SAMBUTAN
STAF URUSAN UMUM
DESA TABUAN ASRI
Untung
Irianto lahir di Jakarta tanggal 31 Mei 1964, anak kedua dari lima bersaudara.
Anak dari pasangan Ramli Zulkifli berasal dari Padang dan Sudarmi berasal dari
Kebumen ini menamatkan sekolah SPMA Negri manokwari tahun 1988.
Sepanjang
hidupnya hampir tidak pernah terikat dengan satu pekerjaan yang tetap untuk
waktu yang lama, karena menurut pengakuan beliau, ia sering dianggap aneh oleh
komunitas dilingkungan tempat tinggalnya..
Saya
juga melihat keunikan beliau yang tidak hoby memakai sandal dan selalu
bercelana pendek dalam kesehariannya.
Ide-idenya selalu melangkah jauh
kedepan sehingga masyarakat sulit untuk mengimbangi ide-ide beliau, akan tetapi
apabila ide-ide tersebut diserahkan kepada Untung Irianto agar dilaksanakan maka
semua diselesaikan sesuai rencananya padahal bagi orang awam terkesan agak
rumit penyelesaiannya.
Teori-teorinya
tentang membaca alam dan metafisika sangat enak didengar dan mudah difahami
padahal saya tahu tentang kesehariannya beliau serba pas-pasan ekonominya.
Saya
mengenal Untung Irianto seperti Saudara Kandung saya sendiri termasuk segala
tingkah beliau yang blak-blakan dan suka lupa mengantongi korek api saya, juga
hampir bisa dipastikan jika beliau memakai sandal maka sendalnya ditinggal
ditempat ia berhenti karena lupa, pernah juga terjadi Untung Irianto dari rumah
membawa sepeda tetapi ketika pulang sepedahnya ditinggal dan ia jalan kaki
ditempat ia bertamu karena lupa.
SURATNO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar